Jika Aku Menjadi..

Alkisah, seorang bapak kira-kira berumur 40an terpaku kaget melihat bagian depan rumahnya yg reot yg hanya terbuat dari bilik bambu disulap menjadi sebuah warung kecil yg menjual berbagai macam sembako. Tak lama kemudian, beberapa orang membawa 5 ekor kambing untuk si bapak tersebut. Sang istri yg berdiri disebelah bapak tersebut, seketika menangis. Tak kuasa menahan diri sang bapak terjatuh. Kemudian dibopong ke dalam rumah. Di dalam rumah, bapak dan istrinya semakin menangis, melihat ada sepeda kecil dan perlengkapan sekolah untuk anaknya, Putra.

Begitu sedikit penggalan dari acara Jika Aku Menjadi (Sabtu, 29 November 2008). Mungkin pendeskripsiannya tdk begitu jelas, tapi ketika melihatnya, saya pun menitikan air mata. Cengeng ? Ah, tidak juga saya hanya merasa keluarga tersebut sangat amat bersyukur dengan apa yang telah diberikan.

Tak seberapa memang hadiah yang diberikan oleh peserta acara tersebut tapi keluarga tersebut menerimanya dengan senang hati. Saya berasumsi, mereka menjalani hidup dengan ikhlas walaupun terbatas tentunya tak banyak keinginan yang muluk-muluk

Berbeda dengan saya yang punya banyak keinginan. Tak perlu muna, kalaupun saya diberikan hadiah tersebut, saya ingin menggantinya dengan yg lain seperti iPod, laptop atau handphone baru. Ah, memang manusia susah untuk bersyukur!

Setelah menonton acara tersebut, tiba-tiba saja saya teringat perkataan mama saya
Jangan terlalu sering melihat keatas, sesekali melihat kebawah

Maksudnya ?
Maksudnya masih banyak orang yang hidupnya kurang dari kamu

Mungkin menjadi relawan bisa mewujudkan perkataan tersebut. Dulu saat ntn acara di DAAI Tv saya sempat berkeinginan menjadi relawan. Bukan main-main, tapi memang ingin ! Kayaknya sangat bahagia kalau bisa membantu orang lain, ya kan ? Kalau kata ayah saya, bisa saja saya ikut kegiatan tersebut tapi kalau sudah umur 17 th.

Hmmmm.. saat saya kuliah mungkin ? Walaupun pengalaman dalam hal seperti baru sekali saya lakukan, saat harus mengurus buka puasa bersama anak jalanan tapi saya berharap bisa terlaksana.

Comments

  1. dong, kalo ada rencana kayak gitu call me up! mau ikutan jugaaa

    ReplyDelete
  2. hahha boleh wi, gue pengen kaya unicef gtu kyknya keren hahah

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Having Academic Writing Course at LBI UI

Big Bad Wolf Jakarta (a review from a not-so-happy visitor)

Life in Leeds